Renungan Akhlak Kita

Tulisan ini kutulis berdasarkan kajian yang kuhadiri pada Takblig Akbar tanggal 13 Februari 2012 di Masjid An Nur Cirebon, dengan tema: „Romantis bersama Rosululloh“.

„RENUNGAN AKHLAK KITA“

Perkara akhlak adalah perkara yang agung dan kedudukannya amatlah tinggi dalam agama ini. maka agama ini adalah akhlak, dan orang yang paling sempurna di antara orang-orang beriman adalah orang yang paling baik akhlaknya, dan orang yang paling dekat tempat duduknya dengan Nabi Sholallohu ‘alaihi wa sallam pada hari kiamat kelak.

Kehidupan Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam adalah kehidupan untuk kepentingan umat, pelaksanaan dakwah dan jalan kehidupan.
Beliau adalah sosok umat dalam ketaatan dan ibadah, kemuliaan, akhlak, pergaulan yang baik dan kehormatan kedudukan. Cukuplah pujian yang disampaikan Alloh kepada beliau.
„Dan sesungguhnya Engkau benar benar budi pekerti yang agung“ (Al-Qolam:4)

Apabila kita melihat umat jaman sekarang ini yang dikenal sebagai era modern dan globalisasi, mereka jauh dari panutan yang sebenarnya. Identitas sebagai muslim pun perlahan mulai pudar.
Namun, tidak selamanya “padang pasir” itu gersang dan kering. Selama ada kemauan untuk dirubah menjadi lebih baik maka akan datang angin sejuk dan siraman hujan yang menyuburkan padang itu.

Sambutlah! Terimalah angin dan hujan itu, bila tidak, kita akan selamanya kering dan tandus…. Yang kelak tidak bisa memberikan manfaat bagi yang lain. Angin sejuk dan siraman hujan itu akan kita rasakan ketika kita perlahan-lahan membuka lembaran-lembaran wahyu Ilahi nan suci penuh dengan hikmah serta mutiara-mutiara ilmu dari Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam.

Berakhlak seperti Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam berarti kita menjadikan beliau sebagai contoh dan teladan dalam perilaku (akhlak) kehidupan kita. Kesempurnaan akhlak beliau menjanjikan kehidupan yang kita dambakan, yaitu kehidupan yang bahagia di dunia akhirat, karena di dalamnya mencakup akhlak seorang hamba kepada Alloh sebagai Sang Pencipta dan akhlak seorang manusia terhadap sesamanya. Ketika seorang menjadikan beliau sebagai Uswah (teladan) dalam hidupnya berarti dapat dikatakan bahwa dia berakhlak dengan ilmu, artinya ada tuntunan yang jelas dan benar.

Menjadi remaja gaul adalah hal yang diimpikan oleh hampir semua remaja. Remaja gaul identik dengan remaja yang cerdas, terkenal dan percaya diri. Siapa yang tidak ingin? Lalu bagaimana dengan remaja Islam? Bukankah remaja Islam adalah seorang remaja yang ingin menjadi sosok percaya diri? Bagaimana seorang remaja Islam merasa tidak percaya diri padahal Alloh ta’ala telah menyebutnya sebagai sebaik-baiknya umat?

Bila kita tengok sejarah, betapa tinggi kepercayaan diri Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam ketika mengemban amanat dakwah.

Betapa percaya diri Ja’far bin Abi Thalib ketika dia harus berhadapan dengan raja Habsyi, padahal statusnya sebagai pendatang.

Betapa percaya diri Amr bin Ash ketika dia memasuki benteng Babilionia atas undangan kaisar Romawi untuk bernegoisasi.

Betapa berani dan percaya diri, Rosul dan para sahabatnya ketika mereka harus berhadapan dengan kedzoliman orang-orang kafir Quraisy yang jumlahnya jauh lebih banyak dari mereka saat itu.

Dan jadi remaja yang percaya diri memang harus gaul. Bagaimana bisa beramar maruf nahi munkar, kalau tidak gaul? Tapi menjadi gaul yang diridhoi oleh Alloh tentu saja, dan gaulnya tidak menyalahi syariat Islam.

Semoga hati kita tergugah untuk mau berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh untuk bisa mengambil nilai-nilai kehidupan Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam, sehingga dambaan hidup kita akan terwujud, insya Alloh….

::::Keyla::::

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s