CLBK dengan WordPress

Sebagaimana judulnya, aku kembali ke haribaan wordpress setelah bergentayangan mencoba situs blogging gratis lainnya, blogspot dan weebly aja sih.

Pengalaman pertamaku blogging adalah ketika zaman kejayaan Friendster. Blog Frienster-ku kebanyakan membahas tentang kehidupanku di Deutschland dan gimana rasanya homesick, semacam buku diary anak yang jauh dari kampung halaman, yang lebih senang membicarakan diri sendiri, menilai sesuatu dari sudut pandang sendiri dan logika. Aku blogging di friendster sebagai asik-asik aja sih bersama teman-temanku. Blognya juga membicarakan hal yang masih sok-sok asik begitu. Kata ganti orang yang kupakai adalah “Gue” dan “Elo” lol. Benar kata bung Rhoma, masa muda masa yang berapi-api. Jadi jangan dengerin bung Oma ya! #KorbanBungRhoma

Aku sudah me-non-aktif-kannya kok. Gak berguna juga soalnya. Lagipula FS kan sudah gak hip karena dikalahkan oleh Facebook 😀

Aku pun memanfaatkan fasilitas “NOTE” di FB sebagai pelampiasan hasrat untuk blogging. Kemudian aku ikut-ikutan adikku membuat blog di blogspot. Tidak sekali atau dua kali aku membuat akun blog baru.

’’Kayaknya kamu keseringan deh bikin blog!’’ Komentar adikku setiap kuberitahu tentang blog-ku yang (lagi-lagi) baru. Yeah… aku mungkin salah satu dari jutaan manusia yang berkali-kali membuat blog kemudian meninggalkannya begitu saja dengan berbagai alasan: kegiatan yang menumpuk, terlalu sibuk, laptop yang bermasalah atau jaringan internet yang kecepatannya bisa membuat seseorang gila.
Sayangnya ketika situasi mulai kondusif, ternyata aku harus menghadapi satu permasalahan yang tak kalah serius: yeah lupa email atau password ketika login 😀
Menurutku agak susah dan rumit juga untuk meng-costumize tampilan blogspot karena tidak cukup satu hari satu malam untuk mendandaninya. So, daripada aku menghabiskan umurku hanya untuk mendandani blog-ku, lebih baik move on saja. Aku pun beralih ke wordpress.

Awalnya aku menganggap wordpress sebagai pribadi yang kaku. Lama-lama semakin kemari wordpress tidak sekaku yang kukira. Maksudku, blogspot lebih ekspresif dengan kerumitannya sendiri. Sedangkan wordpress lebih simpel, baik itu secara tampilan (template) dan pengaturannya.

Intinya sih, aku bisa blogging dengan nyaman, dan bisa blogging melalui ponselku setiap saat. Karena hasrat menulis sering datang tanpa bisa diprediksi.

Bagiku selain hobi, menulis adalah sebuah tuntutan dan kebutuhan. Niatku membuat blog, mungkin tidak seluhur niat kebanyakan orang. Kutulis apa yang kumau berdasarkan apa yang telah kubaca, kualami, kurasakan, dan artikel yang kuangap bermanfaat lainnya.

Tahu tidak alasan utama aku bikin blog?
Jika “Gajah mati meninggalkan gading. Harimau mati meninggalkan belang” dan sebagai lanjutannya adalah…. “Aku mati meninggalkan Blog”. Okay, I know it’s not funny at all, and who says that I’am joking? I mean it.
Motivasi terbesarku kali ini adalah kuharap suatu saat anakku bisa membaca blog-ku. Oleh karena itu aku harus bisa melakukan hal-hal yang baik dan benar dengan blog-ku. Ini terinspirasi oleh ibuku Yeah… Like mother like daughter. Ibuku gemar sekali menulis. Artikel dan klipping yang dibuatnya bahkan masih ada sampai sekarang. Isinya tentang rumah tangga, kesehatan, wanita, anak dan lainnya. Bangga rasanya mengetahui bahwa ibuku benar-benar mempersiapkan dirinya untuk generasinya, aku pun mau seperti itu.
Jadi, aku harus istiqomah dan bekerja sama dengan baik bersama wordpress supaya suatu hari  anakku bisa merasakan seperti yang kurasakan, yaitu merasa bangga ketika membaca tulisan ibunya.
InsyaAllah
🙂 Key
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s