The Real Archer

ARROW1
Robin Hood, Legolas, Green Arrow, Hawkeyes, Katniss Everdeen, Jake Sulivan….

Yup, Archery. All they have is their bow and a dozen arrows.

Aku suka sekali melihat tokoh yang ahli panah-memanah.
Tokoh  pertama dengan busur & panah yang kukenal adalah Robin Hood. Waktu itu aku masih SD. Robin Hood adalah jagoa berpakaian hijau dengan penutup kepala yang gesit menyerang musuhnya dengan panah-panahnya. I found he was so cool when he was shooting his arrows to targets. Dia menolong dengan mencuri harta  orang-orang kaya lalu menyerahkan hasil curiannya untuk menolong orang miskin. (Umm...well… kalau dipikir-pikir, dari prosesnya juga sudah salah ya?)
And then my next hero with the arrows and bow was Legolas Greenleaf, the elvish prince of Mirkwood.  He’s so epic. Aku tidak pernah menemukan jagon selain Legolas yang rambutnya selalu tertata rapi. Legolas doesn’t need to care about his hair because it never gets messed up!
Green Arrow aka. Oliver Quinn adalah seorang pengusaha kaya raya yang rela mengorbankan harta dan jiwanya untuk menolong sesama.  Tak jauh beda dengan Hawkeye. Mereka menggunakan teknologi canggih untuk senjata-senjata mereka.
Itu adalah dekripsi para jagoan dengan panah yang sempat kuidolakan.
Hanya saja, jujur kuakui bahwa sebagai seorang Muslimah aku merasa malu akan pengetahuanku yang ketinggalan tentang Pahlawan Muslim bernama  Sa’ad bin Abi Waqqash.
Sempat terlintas di benakku pertanyaan seperti ini, ‘Hello…kemana saja sih key selama ini?’
Memang sudah seharusnya sebagai muslimin untuk mengetahui kisah-kisah Rasulullah dan para Sahabat. Karena mereka adalah Pahlawan yang Nyata, yang berjuang demi membela Islam bersama Rasulullah.
Sa’ad bin Abi Waqqash adalah orang ketiga yang paling dulu masuk Islam, dan orang pertama yang memanah musuh di jalan Allah. Sa’ad adalah tokoh yang nyata. Dan bahkan ketika aku membaca kisahnya untuk yang kesekian kali pun, mataku tetap berkaca-kaca juga sesekali merinding. Itu merupakan perasaan campur aduk antara “Alhamdulillah aku tahu kisah tentang perjuangan dalam membela Agama Allah”. Efek/sensasi saat membaca kisah fiksi dan nyata pastilah berbeda, siapapun pasti pernah merasakannya.
Maka dari itu aku akan post-kan kisah tentang Sa’ad bin Abi Waqash pada post selanjutnya. Aku meng-copy-paste-nya dari website www.kisahmuslim.com
Di website itu terdapat banyak kisah muslim yang bisa kita baca. Aku bahkan sering meng-print-nya untuk kemudian kubacakan kisah-kisah tersebut pada adikku, terutama sebelum ia tidur.
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s