Crafting: Mozaik Flowers with Najla

mozaik najla 5

Salah satu yang membuatku kangen Bandung adalah bertemu Najla, anak kecil favoritku. Ia adalah sepupuku paling muda, usianya baru 4 tahun dan masuk playgroup tahun kemarin.

Salah satu hal unik darinya adalah gaya bicaranya menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan. Misalnya:
Ketika ia merasa kaget ia bilang, “Aduh, aku terkejut (sekali).”
“Teteh malah menertawakan..,padahal aku kan sedang sakit”  Katanya padaku ketika kepalanya kejeduk meja.
“Tersangkanya harus dihukum, ayo kita bertemu ibu hakim untuk diadili” Katanya ketika berantem dengan sepupunya yang lebih tua 1 tahun.
Suatu hari, ibunya (tanteku) harus diopname di Rumah Sakit, jadi oom dan tante membawa persiapan pakaian dengan dua travel bag. Najla menyimpulkan pada Ai (pengasuhnya), “Ibu dan Ayahku kabur, awas kalau kamu ikut-ikutan kabur! Aku enggak mau sendiri.” Ancamnya mengharukan, kemudian Mbip (sepupu Najla) menanggapi, “Najla, kamu enggak boleh begitu. Ayah dan ibu kamu sebenarnya enggak kabur. Kamu tau gak sih bahwa ibu kamu sedang gawat?”

Errrr….mengamati pembicaraan mereka rasanya seperti sedang nonton telenovela  sekaligus bertanya-tanya apakah aku yang masih kekanak-kanakan ataukah mereka yang terlalu dewasa.

Najla suka sekali keterampilan. Minggu lalu aku mengajaknya membuat mozaik bung.

Bahan-bahannya pun sederhana:

  • kertas hvs (baru maupun yang tak terpakai),
  • alat tulis,
  • lem kertas
  • dan kertas berwarna/bermotif (kertas lipat, asturo, kertas kado, kertas minyak dan lain sebagainya)

Langkah pertama, aku menggambar bunga pada kertas hvs. Lalu mengolesi lem hanya pada bagian bunga. Kertas berwarna disobek/digunting menjadi potongan kecil yang nantinya ditempelkan satu persatu. GAMPANG

mozaik najla 3

Mozaik Najla

mozaik najla4

Tujuan keterampilan ini adalah:

  • Mengenalkan warna pada anak (kebanyakan mereka masih suka keliru antara hijau dan biru, merah dan oren, dll) Jadi kita harus lebih sering juga mengajarkan warna “dengan cara yang terselubung”. Anak-anak lebih suka bermain dari pada belajar, jadi ajaklah mereka bermain yang di dalamnya terdapat edukasi.
  • Mengajari kesabaran, ketelitian dan motorik tangan.
  • Mengetahui bentuk dan nama bunga.
  • Yang tak kalah penting adalah mempererat ikatan kasih sayang di antara kami. Membuat Najla semakin nge-fans sama aku :))

Tips:

  • Ajarkan, dampingi dan hadapi mereka dengan sabar. Sambil melakukan keterampilan, ajak mereka berbicara atau bercerita (itu bisa membantu membangun ikatan batin lho)
  • Biarkan anak berkreasi sesuai imajinasinya, tentunya di awal kegiatan kita menerangkan terlebih dahulu apa yang akan kita lakukan.
  • Izinkan anak jika ia ingin mengolesi lem sendiri, awasi ketika mereka melakukannya (khawatir dijilat dan mengelapnya ke baju, menyediakan kain lap lbih baik).Lem batangan juga lebih aman.
  • Dan jangan lupa untuk mengajaknya mencuci tangan hingga bersih setelah keterampilan selesai.

Ps: kreasikan bentuk mozaik, bisa mobil, motor, kereta, rumah, buah-buahan dan lain sebagainya

Happy Crafting!!! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s