My Bestfriend’s Wedding

Pernikahan adalah salah satu hal besar yang dinanti-nanti. Pernikahan merupakan salah satu harapan besar yang bisa membantu mewujudkan harapan-harapan lainnya.

Minggu kemarin, tanggal 3 Maret 2013 seorang sahabat baikku alhamdulillah sudah menyempurnakan separuh dari agamanya. Masih teringat sekitar 3/4 bulan yang lalu ia sangat semangat mengabariku dari mulai proses ta’aruf sampai pernikahannya.

“Key…aku ta’aruf. Ikhwannya bla..bla..bla… aku mau nadzor minggu depan.”

Setelah nadzor,

“Key..aku dikhitbah minggu depan.”

Setelah dikhitbah,

“Aku mau menikah bulan Maret! BULAN MARET, KEY! 3 Bulan lagi! Tolongin aku… aku mau diet, aku mau treatment, apa aja yang musti disiapin? Bantuin aku!!!!! Janji ya kamu yang treatment aku! Janji ya kamu nginap pas besoknya aku pengantenan”

Times flew so fast!

Tak terasa 3 bulan berlalu dengan cepat. Aku bahagia, selalu bahagia jika mengetahui ada yang mau menikah, terlebih lagi jika itu adalah orang yang dekat denganku. Aku hanya bisa memanjakan melalui hal yang aku bisa, misalnya treatment (creambath, lulur, spa) yang biasanya menghabiskan waktu sampai 3 jam. Aku senang melakukannya sambil mendengar mereka bercerita tentang rencana pernikahannya dengan wajah berseri-seri, itu merupakan kebahagiaan tersendiri buatku. Terlebih setelah melakukan treatment dan mereka merasa lebih relaks, lebih bersih dan lebih wangi. Hehe..tujuan utamanya itu.

H-1 aku bahkan belum sempat membeli kado karna kesibukanku. Bingung juga memutuskan memberi hadiah apa. Sprei? Pasti banyak orang yang menghadiahinya sprei. Handuk? Tipikal, sama seperti sprei. Gelas, Piring? No..no.. deh! Bed Cover? Berat…kebesaran! Akhirnya setelah merenung (iya, bener deh aku merenung), aku memutuskan untuk menghadiahinya Hair Dryer (Iya, Hair Dryer untuk mengeringkan rambut). Ok…don’t ask me why! Because my friends were laughing when I said, “Hairdryer as a gift for the new bride hehe…”. Sebenarnya aku hanya kurang begitu suka hal yang bersifat mainstream, misalnya: sprei, selimut, sejadah, handuk, peralatan makan, peralatan masak, jam dinding, setrika dan barang lainnya yang harganya nyaris serempak itu 😀

Satu kebiasaanku yang lain adalah membuat kartu ucapan sendiri. Dari dulu aku selalu membuat sendiri sebuah kartu ucapan, apalagi kartu ucapan itu aku berikan untuk orang yang kuanggap dekat. Jaman jahil dulu (ketika aku masih merayakan ulang tahun, karena waktu itu belum tau bahwa mengucapkan ulang tahun itu tasyabuh dan tidak ada tuntunan dari Rasulullah). Aku mungkin termasuk orang yang semangat dalam memberi ucapan dan selalu berusaha memberi hadiah sekaligus kartu ucapan ultah buatanku sendiri.

Well, itu bukan berarti aku menganggap hasil karyaku bagus dan bernilai tinggi, hanya saja aku lebih suka membuat kartu ucapan sendiri dari pada membelinya. Biasanya sih setiap bentuk kartu ucapan itu ide-nya selalu beda. Tergantung hasil renungan akan ide-ideku, dan kadang pada prakteknya apa yang aku bayangkan berubah seiring persedian bahan yang aku butuhkan ternyata tidak bisa kudapatkan. Bahan-bahan serta peralatannya bukan termasuk kategori mahal kok. Kebetulan aku mempunyai stok kain felt, kawat dll. Jadi, daripada kugunakan uangku untuk membeli kartu hasil karya orang lain, lebih baik aku berkreasi dengan bahan yang sudah ada. Walaupun artinya aku harus berfikir lebih keras dan harus lebih kreatif.  Tapi akhirnya, aku merasa puas karena aku bisa memberikan hasil kerjaku sendiri.

Dan kemarin, tak ada yang lebih membuatku senang ketika sahabatku menerima kartuku (sebenarnya aku jadi bingung sendiri apakah itu termasuk kategori kartu). Pokoknya aku membuatkan sebuah buket bunga-bunga yang di belakang masing-masing bunga terdapat ucapan dan tulisan tentang pernikahannya. Ketika ia menerimanya, dengan antusias dia berkata (atau lbih tepatnya menjerit), “Key!!! Bagus banget!! Aku kira ini kado darimu, gak taunya ini kartunya. Pokonya nanti aku mau pajang ini di lemari kaca ruang tamu!!!”

Okay, Bestie….see you at your living room then :*

Happy Wedding Day Bouquet

Happy Wedding Day Bouquet

For “Happy Wedding Day Bouquet” Tutorial, please visit https://siebenundsiebzig.wordpress.com/2013/03/08/fancy-greeting-card-happy-wedding-day-bouquet/

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s