Food Combining: Gak (harus) mahal :)

Salah satu hal yang membuatku bahagia minggu ini adalah keputusan Ibu untuk melakukan food combining.  Lalu kujelaskan (untuk kesejuta kalinya) tentang juklak food combining.

“Walau puasa juga sahurnya buah?” Tanyanya

“Sahur kan  masuk ke juklak Food Combining pagi. Jadi, misalnya ibu bangun jam setengah 4, minum air hangat + perasan jeruk nipis. Ibu sholat witir, nanti jam 4an makan buah.”

“Oh gitu? Ya sudah deh, mulai besok ibu mau food combining.”

Karena hari ini ibuku puasa, jadi aku membuatkan minuman kesukaannya untuk berbuka puasa, JUS SEMANGKA. Harga semangka hari ini masih normal, yaitu Rp.3500/kg. Biasanya aku membeli semangka dengan berat 4-5kg untuk 2 sesi dengan rumus pembagian: setengah untuk buka puasa, setengahnya lagi untuk sarapan esok pagi.

 semangka blog 2

“Bu, setelah minum jus baru boleh makan 20-30 menit kemudian. Jadi makannya setelah sholat magrib aja ya!”

“Boleh ga makan wafer?” Tanyanya, kebiasaan ibu jika buka puasa ia makan makanan kecil dulu setelah minum, misalnya: wafer, biskuit, kurma, dan sejenisnya.

“Makan apapun?” Tanya ibuku. Heran, sepertinya Ibu tidak memperhatikan tindak tanduk FC yang selama ini kulakukan deh.

“Iya bu, kan barusan minum jus semangka. Tunggu dulu setengah jam, supaya jus buahnya tercerna dengan baik.” Alhamdulillah, ibuku nurut hehe…

 Then 30 minutes later finally we had “Oseng Kacang Panjang”, “Raw Sprout Sambel Asem” and “Easy Steamed Tofu” for dinner.

dinner fc

Hari ini aku sengaja tidak menghadirkan protein hewani dalam menu kami. Kenapa? Bagi orang yang terbiasa makan nasi, tentu saja hal yang aaannnneeehhhh jika harus melepas nasi (karna protein hewani + karbohidrat bukan padu padan serasi dalam juklak FC). Sebenarnya ini bisa trik terselubung untuk menyusupkan FC juga lho untuk pembiasaan hehe…

Jadi yang kubeli adalah:

  • ¼ kacang panjang (Rp.2000)
  • 2 bungkus tauge (Rp.1500)
  • 1 bungkus tahu isi 5 (Rp.2000) dan
  • Cabe merah (Rp.2000).

Total belanjaku hari ini untuk makan malam ditambah 2kg semangka: Rp. 14.500

See…Food Combining is not expensive like we tought, right?

Sederhana dan insyaAllah sehat.

Murah dan insyaallah bermanfaat.

Jadi intinya FC sebenarnya gampang dan tidak mahal. Untuk ber-FC ria kita tidak harus makan Caesar Salad yang bahan-bahannya tidak ada di warung sayur terdekat. Untuk ber-FC kita tidak harus makan buah impor mahal, misalnya: bluberi, kiwi, dan lain sebagainya. Malah yang bagus adalah buah-buahan local seperti pepaya, semangka, jeruk, melon, dan buah-buahan lokal lainnya yang memenuhi syarat karakteristik buah yang baik.

Yuk hidup sehat!!!

🙂

Keyla

Advertisements

2 thoughts on “Food Combining: Gak (harus) mahal :)

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s