My First Love, My First Hero: DAD

Weekend ini aku kangen Dad bertubi-tubi, apalagi setelah membaca blog adikku yang menceritakan tentang Dad dan Mom. Kenapa aku hanya kangen Dad? Karena sekarang Dad sedang berada jauuhh dariku. Kalau Mom sih, setiap hari juga ketemu. Kenapa Dad jauh? Karena pekerjaan Dad adalah seorang pelaut, dan insyallah lebaran Idul Fitr di rumah. Kira-kira dua bulan lagi bisa bertemu Dad. Itu masihhhhh laaaammmaaaaa.

Setelah membaca artikel adikku, aku langsung mengirim SMS untuk Dad.

”Daaad! Aku kangennnnnnnnnnn!”

Tak lama kemudian Dan membalas, “Dad juga kangen sayang.”

Sejak ganti provider dari AS ke XL. Dad agak jarang menelponku, entah ini perasaanku atau kenyataannya seperti itu. Karna pamanku pun seperti itu, ketika aku memakai AS, paman selalu menelponku hampir setiap hari. Alih-alih menbalas SMS ku, pamanku lebih sering menelponku. Sayangnya setelah aku ganti XL, pamanku berubah. Jadi aku merasa bahwa ayahku juga demikian. Mungkin ini yang disebut cinta beda provider. *sigh*

Lalu kuputuskan lagi untuk meng-sms Dad lagi.

“Dad, kalau aku ganti ke AS lagi, Dad bakal sering menelponku lagi seperti dulu ga?” 

Dad membalas,

“Apa aja boleh, Dad selalu menelponmu kan?”

Kemudian aku menangis saking kangennya, baca-baca SMS dari Dad, liat poto-poto Dad dan bahkan menghirup aroma falshdisk, karena hmmm well…aroma ayahku adalah aroma benda-benda elektronik. Seriously. Adikku sering menghirup-hirup flashdisk ketika kangen Dad. Aku bersyukur sekali bahwa aroma Dad bukan aroma lem castol. #abaikan

Weekend ini banyak hal yang membuatku kangen Dad.

Artikel adikku: Kisah ayah dan Bunda (Silahkan klik)

Sebuah gambar yang berisi salah satu quote favorit Dad:

DAD QUOTESgambar aselinya kudapat dari akun twitter milik @dansemeru2 https://twitter.com/DanSemeru2/status/340749173517332480/photo/1

Kajian ustadz Maududi tentang ayah yang bekerja keras sampai keluar negeri mencari nafkah untuk keluarganya, ketika mendengar anaknya sedang sakit yang bisa ia lakukan hanyalah menangis dan berdoa karena belum bisa pulang.

Quotes-nya yang ada di jurnalku dan sering disampaikan pada kami:

“Dad gak rela badan kalian disentuh dan digigit bahkan sama nyamuk sekalipun, dan Dad lebih ga rela jika sampai kulit kalian tersentuh bahkan terbakar oleh api neraka. Oleh karena itu, jaga hati, jaga hargadiri”

“Seorang anak perempuan yang sayang pada ayahnya, tentu saja menutup auratnya dengan baik karena ia tidak mau ayahnya sampai masuk neraka karena kelalaiannya.”

“Semoga kalian mendapatkan suami yang sholih, yaitu laki-laki yang bener dan bener-bener.”

“Ilmu dan amal kalau pada sepeda motor: Ilmu adalah dan roda depan. Amal itu mesin dan roda belakang. Ilmu dan amal itu harus kerja sama. Orang Islam harusnya berilmu dan beramal. Sesederhana apapun ilmu yg kita miliki amalkanlah.”

Dan sebuah cerita yang sering disampaikannya, berjudul “Adipati mencari Wanita Sejati”

Waktu itu seorang Adipati dianggap sudah cukup untuk menikah tapi para pembantu dan rakyatnya bertanya-tanya. Kenapa adipati belum juga menikah bahkan belum ada tanda-tanda mau cepat-cepat menikah. Akhirnya ada seorang pembantu yang dekat dengan Adipati menanyakan kenapa Adipati belum menikah, padahal sudah cukup untuk berumah tangga.

Sang adipati menjawab bahwa dia belum mendapat “Wanita Sejati” kalau istilah kit Islamnya yaitu wanita sholeha.

“Kalau begitu bantu aku mencarikannya,” kata Adipati pada pembantunya.

Akhirnya para bawahannya membantu untuk mencarikan wanita yang dimaksud Adipati tersebut.

Tapi sebelum mereka mencari wanita tersebut, mereka terlebih dahulu bertanya pada Adipati;

“Wahai Raden apa dan bagaimana keriteria “Wanita Sejati” itu?”

Adipati menjawab, “Silahkan berangkat dulu, sekembalinya kalian nanti akan kuceritakan.”

Singkat cerita tibalah saat acara laporan para utusan pencari calon istri Adipati, meskipun belum dating 1 orang utusan lagi

Berbagai macam laporanpun disampaikan.

Ada putri pejabat, putri konglomerat dan putri-putri para orang terpandang lainnya. Orangtua mereka selain bersedia bahwa putrinya dilamar Adipati, merekapun mengirimkan berbagai bingkisan. Tapi….Adipati tidak merasa tertarik oleh calon-calon yang disampaikan para utusan.

Para utusanpun bingung karena mereka telah menawarkan wanita-wanita terbaik. Merekapun memohon agar Adipati menjelaskan dengan rinci seperti apa wanita sejati yang dimaksud Adipati.

“Belum saatnya kuceritakan!” Jawab Adipati.

Tapi tiba-tiba utusan terakhir pun datang, ia dating dengan keadaan lelah, lusuh dan merasa takut karena telah datang terlambat sekaligus ia ketakutan untuk melaporkan bahwa ia telah menerima penolakan dari seorang ayah dan putrinya.

Mau tidak mau walaupun dalam ketakutan, utusan itu menyampaikan kabar tersebut. Namun, bukannya marah, Adipati tersebut malah meminta untuk diantarkan ke rumah putri yang telah menolaknya tersebut. Para utusan pun heran dan bingung, kenapa Adipati tidak merasa tertarik pada satupun putri yang mau bersedia menikah dengannya bahkan orangtuanya pun mengirimkan berbagai hadiah. Adipati malah lebih memilih putri yang jangankan mengirimkan bingkisan, menunjukan tertarik pada Adipati pun tidak.

“Aku telah menemukan wanita sejati itu.” Sahut Adipati bahagia.

End of the story: “Silahkan kalian simpulkan sendiri pesan moralnya!” Sahut Dad.

 Begitulah cerita tentang rasa kangenku pada Dad 🙂

DAD HERO N LOVE

I’am  always Daddy’s lil girl

key la

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s