Because (my) Mom Said So

i-love-you-mom-quotes

Ciri khas sebuah rumah (terutama rumahku) adalah Ibu. Hampir semuanya setuju dengan kalimatku barusan, bukan?
Ibuku adalah trademark rumahku.

Ibuku adalah tempat di mana ketika aku sakit, pelukannya sebagai obat. Ketika aku ketakutan, pelukannya sebagai perisai yang mendamaikan.

Ibu adalah koki yang selalu kurindukan masakannya. Dimana masakan sederhananya pun terasa sangat enak dan membuatku kecanduan. Apalagi ketika aku tinggal jauh dari rumah (Ibu). Setiap aku pulang, yang kuinginkan adalah masakannya. More, more, and more and more. I don’t give a damn with my diet.

Ngomong-ngomong tentang Ibu, kecerewetan adalah simbol para ibu. Kebanyakan ibu di dunia ini cerewet. Gak ada yang bisa ngalahin kecerewetan para ibu.

Menurut teoriku, mungkin karena ibu adalah seorang perempuan sehingga ia cerewet. Atau mungkin sebaliknya, para perempuan diciptakan cerewet karna mereka akan menjadi seorang ibu. Nahya, bingung jadinya kan?

Yang kutahu dengan jelas, berdasarkan pengamatanku pada ibu dan nenekku: Para ibu cerewet karena rasa peduli mereka pada suami dan anaknya. Kecerewetan ibuku tak lebih karna ingin membuat putri-putrinya jauh lebih baik (darinya). Jujur, walaupun nasehatnya untuk kebaikan kami, tidak semua nasehatnya kami turutin. Waktu itu kami masih anak-anak dan belum berpengalaman #Alibi

Finally sekarang aku mengerti (walaupun aku belum punya anak). Setidaknya aku banyak bergaul dengan anak-anak karna profesiku dan mempunyai 3 orang adik. Aku menyayangi mereka, dan kadang aku merasa over protective pada mereka. In the fact, dengan bertambahnya umurku, bertambah pula tingkat kedewasaanku. Aku menyadari, semakin aku tua, semakin aku mirip ibuku: CEREWET. Cerewet pada adik-adikku, murid-muridku dan orang-orang yang kusayangi.

Padahal, dulu aku pernah beranggapan bahwa ibuku suka berlebihan, khawatir berlebihan misalnya. Tapi sekarang, aku sepenuhnya menyadari bahwa sebagian besar nasehatnya (yang membuat ibuku terlihat cerewet) adalah hal yang benar.

And You know what? Aku bahkan sering mengutip perkataan ibuku lho. Perkataannya yang sering diulang-ulang sejak kami masih kanak-kanak dan bahkan sampai kami beranjak dewasa (sekarang). Mungkin setelah membaca kutipan-kutipa ibuku di bawah ini, kau akan bilang pada dirimu sendiri secara spontan: ”Yeah, you’re right, my mom used to say that.”

Kutipan ‘kecerewetan’ ibuku:

1. Berusahalah untuk selalu jujur! Ibu selalu mengajarkanmu untuk jujur.

2. Jangan suka berbohong, apalagi membohongiku. Aku bahkan bisa mengetahui kau sedang bohong dari suara dan tatapan matamu.

3. Sekali kau berbohong, orang tak akan mempercayaimu lagi.

4. Don’t forget! You’ll go to hell for lying.

5. Makan dan minumlah sambil duduk, serta gunakanlah tangan kanan!

6. Kunyahlah makanan sampai 33x

7. Ambilah makanan secukupnya tanpa perlu takut bakal kehabisan dan jangan menyisakan makanan di piringmu.

8. Kids in Africa are starving and would be happy with your meal. So You’re not getting up until You finish this!

9. Cuci tanganmu sebelum dan sesudah makan!

10. Jangan bicara ketika mulutmu penuh dengan makanan!

11. Makanlah sayuran dan buah-buahan supaya sehat dan kulitmu bagus!

12. Wortel bagus untuk mata!

13. Jangan bermain-main dengan makananmu!

14. Jangan kebanyakan minum ketika makan!

15. Minumlah yang banyak, minimal 8 gelas/hari.

16. Bacalah ”BISMILLAH sebelum melakukan sesuatu.

17. Ketika selesai mengerjakan sesuatu atau ketika kau mendapatkan suatu nikmat, maka ucapkanlah: ”ALHAMDULILLAH

18. Ketika memuji, ucapkanlah ”MASYAALLOH”

19. Ketika berjanji, ucapkanlah ”INSYAALLOH”

20. Sholatlah segera ketika memasuki waktu sholat.

21. Jangan masuk kamar mandi ketika Adzan.

22. Kenakan pakaian dalam yang bersih dan baik. Selain karna kesehatan kewanitaanmu ya jaga-jaga saja.

23. Jangan biarkan kukumu panjang dan kotor, yang demikian itu tempatnya syetan.

24. Gantilah kaos kakimu setiap hari.

25. Jangan suka bertengkar.

26. Pemalas adalah sahabatnya syetan.

27. Jangan melihat, mendengar, menulis, membicarakan dan melakukan hal yang buruk!

28. Jangan suka membesar-besarkan hal yang sepele!

29. Perlakukan orang lain seperti dirimu ingin diperlakukan!

30. ”Tolong”, ”Terimakasih” dan ”Maaf” sepertinya kata yang sepele, tapi itu memiliki makna yang penting.

31. Tatakrama yang membedakan kita dengan binatang.

32. Tunggulah orang lain selesai bicara, barulah giliranmu!

31. Beritahu Ibu lebih dulu kemana kau akan pergi, walaupun hanya 5 menit meninggalkan rumah.

32. Ibu gak peduli apa yang orang lakukan dan katakan, kamu enggak melakukan hanya karna oranglain melakukan. Apalagi jika itu bukan hal yang baik.

33. Tidak ada kata terlambat untuk belajar.

34. Sisirlah rambutmu begitu kau bangun tidur.

35. Jangan menindik telingamu lebih dari satu!

36. Gak usah mewarna-warnai rambutmu segala!

37. Jangan memakai perhiasan berlebihan. Sesuatu yang berlebihan itu gak baik.

38. Jangan pernah mencabuti bulu alis!

39. Jangan agresif dan genit pada laki-laki!

40. Behave! Mainlah dengan baik! Tidak mengganggu anak dan properti tetanga.

41. Berbagilah dengan saudaramu walaupun itu sedikit.

42. Love Your youngers and respect Your elders!

43. Jangan malas mandi!

44. Ada juga kalimat berbau ancaman: “Just wait till You have own Kid, You’ll see!”

45. “You asking me why? That because I said so”

“You better not talk to back to me!”

“Okay Kiddo, you’re grounded!”

“Did you hear me?!”

“Dit you get it?!”

“Don’t do as I do! Do as I say! And You never get into the trouble.”

“Jus wait till You have own Kid, You’ll see!”

“You asking me why? That because I said so”

Sebenarnya masih banyak ya? hehe..

 

Ahhh…. I love you MOM

Tulisan ini sebenarnya tulisan blogku yang dulu (Selasa, 26 April 2011)

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s