Aside

Mencintai Dengan Indah

Wahai Sahabatku…
Maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan
indah?
Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan
syahdu..?

Maka bacalah…!

Saat ku jatuh cinta.. Tak akan ku berucap.. Tak akan ku berkata..
Namun ku hanya akan diam..

Saat ku mencintai, takkan pernah ku menyatakan. Tak akan ku
goreskan..
Yang ku lakukan hanyalah diam..

Aku tahu, cinta adalah fitrah..sebuah anugrah tak terperih.. Karena
cinta adalah kehidupan. Karena rasa itu adalah cahaya.

Aku tahu,
hidup tanpa cinta, bagaikan hidup dalam gelap gulita..
Namun..
Saat rasa itu menyapa, maka hadapi dgn anggun. Karena rasa itu
ibarat belenggu pelangi, dengan begitu banyak warna.

Cinta
,
terkadang membuatmu bahagia, namun tak jarang membuatmu
menderita. Cinta ada kalanya manis bagaikan gula, namun juga
mampu memberi pahit yang sangat getir.

Cinta adalah perangkap
rasa..
Sekali kau salah berlaku, maka kau akan terkungkung dalam
waktu yang lama dalam lingkaran derita.

Wahai Sahabatku, agar kau dapat keluar dari belenggu itu. Dan
mampu melaluinya dgn anggun..
Maka mencintailah dalam
hening. Dalam diam..
Tak perlu kau lari, tak perlu kau hindari.

Namun
juga,
jangan kau sikapi dengan berlebihan.Jangan kau umbar
rasamu.
Jangan kau tumpahkan segala sukamu..
Cobalah merenung sejenak dan fikirkan dengan tenang..

Kita percaya
takdir bukan?
Kita tahu dengan sangat jelas…
Dia, Allah telah
mengatur segalanya dengan begitu rapinya?
Jadi, apa yang kau
risaukan?
Biarkan Allah yg mengaturnya,Dan yakinlah di tangan-
Nya semua akan baik-baik saja..
Cobalah renungkan…
Dia yang kau cinta, belum tentu atau
mungkin tak akan pernah menjadi milikmu..
Dia yang kau puja,
yang kau ingat saat siang dan yang kau tangisi ketika malam,
Akankah dia yang telah Allah takdirkan denganmu?

Wahai Sahabatku…
kita tak tahu dan tak akan pernah tahu..
Hingga saatnya tiba..
Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah kau malu
jika semua rasa telah kau umbar…
Namun ternyata kelak bukan kau
yg dia pilih untuk mendampingi hidupnya?

Wahai Sahabatku…
Karena cinta kita begitu agung untuk di
umbar..
Begitu mulia untuk ditampakkan..
Begitu sakral untuk di
tumpahkan..

Dan sadarilah,
fitrah wanita adalah pemalu, Dan kau indah karena
sifat malumu..
Lalu, masihkah kau tampak menawan jika rasa malu
itu telah dinafikan?
Masihkah kau tampak bestari jika malu itu telah
kau singkap..

Wahai Sahabatku, jadikan malu sebagai selendangmu..
Maka tawan
hatimu sendiri dalam sangkar keimanan.. Dalam jeruji kesetiaan..
Yah.. Kesetiaan padanya yg telah Allah tuliskan namamu dan
namanya di Lauhul Mahfuzh..
Jauh sebelum bumi dan langit
dicipta..

Maka cintailah dalam hening.
Agar jika memang bukan dia yang
ditakdirkan untukmu,
Maka cukuplah Allah dan kau yang tahu segala
rasamu..
Agar kesucianmu tetap terjaga..
Agar keanggunanmu
tetap terbias..
Maka, kuberitahukan padamu, Pegang kendali hatimu..
Jangan kau
lepaskan.

Acuhkan semua godaan yang menghampirimu..
Cinta
bukan untuk kau hancurkan, bukan untuk kau musnahkan..
Namun cinta hanya butuh kau kendalikan, hanya cukup kau
arahkan..
Yang kau butuhkan hanya waktu, sabar dan percaya..

Maka,
peganglah kendali hatimu, Lalu..Arahkan pada-Nya.. Dan cintailah
dalam diam..

Dalam hening.. Itu jauh lebih indah..
Jauh lebih suci…

T.T dari FB Fathmawati Thalib

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s