Aside

Frau Licht

Kemarin mampir ke rumah Frau Licht lagi, setelah pertemuan terakhir kami 20 Januari tahun ini. Wow. Cukup lama ya.

Aku menghabiskan sekitar 1 jam di rumahnya, berbincang mengenai banyak hal sambil menikmati coklat, pisang dan bercangkir-cangkir air zam-zam.

Kami membicarakan politik, asmara, fikih, pendidikan anak, berita penculikan, sampai rencana masa depanku. Satu jam terasa cepat berlalu, sleepover terdengar mengasyikan. Yes!!! Weekend ini satu-satunya kesempatan yang aku punya sebelum pergi. Kami masih bisa melakukan banyak hal bersama: mengobrol (sampai larut), masak bersama (yang pada kenyataannya aku lebih sering jadi penonton sih), makan bersama (keahlianku), jalan pagi dan belanja di pasar dan masih banyak lagi.

Im gonna miss her so much…

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s