SNOOZE

wp_ss_20150125_0011

Hidup adalah pilihan! :))

It’s all too tempting to hit the snooze button when the alarm goes off in the morning, the snooze button may seem like a gift from the Almighty especially on Monday mornings, Don’t do it!

Siapapun sudah akrab dengan kata tersebut, dan bahkan mungkin ada yang sampai menemui kata tersebut setidaknya 3x di awal paginya. Bisa jadi, yang dicari dan dilihat oleh mata bukan penunjuk waktunya, tapi  tulisan “SNOOZE”-nya.
Iya kaaaaan?

Setiap pagi, ketika alarm ponsel berbunyi kita dihadapkan pada dua pilihan (berat) untuk mengawali hari kita, yaitu menekan tombol:
1. Snooze (untuk melanjutkan tidur)
2. Dismiss (mematikan alarm dan langsung bangkit dari tidur)

Well sebenarnya arti SNOOZE itu sendiri adalah sleep lightly or for a short period of time, alias tidur dalam waktu singkat (sekitar 5-10 menit).

Jadi, aneh juga sih jika sebelum tidur kita sudah memasang alarm untuk membangunkan kita misalnya pada pukul 4:00, tapi ketika alarm pukul 4:00 berbunyi kita malah melanjutkan tidur kita dengan snooze aka. tidur singkat. Dengan kata lain, kita tidur lama, lalu bangun untuk mematikan alarm yang membawa kita untuk tidur singkat.

Padahal seharusnya, sebelum tidur kita memasang alarm untuk mengatur jam berapa kita harus bangun. Bahasa beratnya, sebelum tidur kita sudah berkomitmen pukul berapa kita harus bangun, tapi tombol snooze itulah yang bisa menghancurkan komitmen kita tersebut, dan itu dilakukan oleh diri kita sendiri. Haha…

Ketika isi kepalaku dipenuhi pikiran tentang “snooze” beberapa minggu, suatu hari tanpa sengaja aku mendarat di postingan yang berjudul “PILOT”. Itu merupakan postingan singkat yang mewakili benar apa yang aku pikirkan berminggu-minggu itu.

PILOT Saya sadar sekali, hal tersulit dalam melakukan sesuatu adalah memulainya. Dalam keseharian, penundaan biasa kita lakukan sebagai “excuse” akan kemalasan. Simple saja, bahkan dari awal alarm pagi berbunyi, snooze button seakan menyuarakan suara hati terdalam.. which is “5 menit lagi ah..”. Atau ada yang enggak? Well congratulation.. You’re weird.

Yang kadang kita lupa, waktu 5 menit itu bisa dimanfaatkan untuk.. umm well.. buang air kecil, beresin tempat tidur.. atau gak usah jauh-jauh: ngulet-ngulet lucu di atas kasur instead of tidur lagi yang sebenernya gak jauh beda juga impact-nya kalo cuma 5 menit. (Dari blog ARSYA)

Well, harusnya ketika alarm bunyi yang langsung diingat adalah hadits di bawah ini ya bukannya snooze button. Hehe…

“Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!” Jika ia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” (HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776)

Untuk lebih jelas tentang bangun pagi, silakan buka link di bawah ini:

  1. Keutamaan bangun subuh
  2. Tidur pagi pasti ada sebabnya
Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s